Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2018

Keahlianmu dan Keahlianku.

Jika keahlianmu adalah membuat semua orang senang maka keahlianku disenangkan olehmu Jika keahlianmu adalah menyepelekan rasa peduli  maka keahlianku mempedulikanmu berkali kali Jika keahlianmu adalah meminta maaf maka keahlianku menjadi sebaik baiknya pemaaf Jika keahlianmu adalah meninggalkan maka keahlianku menetap Jika keahlianmu adalah meninggikan gengsi maka keahlianku menaklukan gengsi Jika keahlianmu adalah berbicara banyak maka keahlianku menutup mulut Jika keahlianmu adalah menggunakan logika maka keahlianku menggunakan hati Jika keahlianmu membuatku tertawa maka keahlianku selalu siap tertawa Jika keahlianmu adalah menolong orang  maka keahlianku meminta pertolongan Jika keahlianmu adalah memberi harapan maka keahlianku mendoakan harapan Jika keahlianmu adalah mengukir mimpi mimpi maka keahlianku mewujudkan mimpi mimpi Jika keahlianmu adalah bernyanyi maka keahlianku menikmati nyanyian Jika keahlianmu adalah pergi...

Teruntuk kamu

Aku tau kekuranganmu.  Kamu pun tau kekuranganku. Mari berhenti menceritakan tentang “kekurangan” masing - masing. Mari bicarakan saja tentang masa depan dan tentang bagaimana aku dan kamu bisa saling menyempurnakan, tentang sebuah usaha untuk menjadi “KITA”. Percayalah, aku siap menggenggam tanganmu sampai surga.  Jika kau berubah pikiran , datanglah kerumah.  Karna mulai sekarang, aku tidak akan mengejar juga tidak menunggu. Aku hanya menjalani apa yang terjadi dan fokus kepada apa yang akan dicapai. Jika memang sudah takdirnya. Menyatukan langit dan bumi saja mudah bagiNya. Apalagi hanya menyatukan kita. Siapapun kamu. Jika bukan nama yang selalu aku sebut disetiap sujudku. Semoga kamu orang yang selalu menyebut namaku dalam sujudmu.  Aamiin.

Tentang aku, kamu, dia dan mereka

Tentang aku, kamu, dia, dan mereka. Selepas kepulanganku dari kota dimana aku menempuh pendidikan (kuliah), aku kembali ke kota kelahiranku. Senang bisa berkumpul kembali bersama keluarga dan sahabat lama. Sedih karna harus berpisah dengan sahabat” yang sdh menemani selama 3 tahun terakhir di bangku kuliah. Aku sendiri tidak pernah terpikir apalagi membayangkan bisa mengenal dan masuk ke kehidupanmu. Sore itu kita berkenalan , kita bertemu dalam 1 komunitas bola. Aku tidak menyangka karna kita pernah 1 sekolah. Aku bahkan tidak mengenalmu Hahaha. Kamu yang cuek, pendiam, dingin, dan mungkin terkesan sombong ternyata bisa menjadi sahabat dekatku. Tak perlu aku ceritakan bagaimana akhirnya kita bisa bersahabat. Baru baru ini aku pernah membahasnya melalui voice note yang aku kirim ke kamu kan? Ah mungkin lupa , karna sudah kau hapus. Melalui tulisan ini , aku akan membahas hal yang belum pernah aku bahas atau ceritakan kepadamu. Tentang kamu di mataku. Tentang kamu d...