Langsung ke konten utama

Keahlianmu dan Keahlianku.

Jika keahlianmu adalah membuat semua orang senang
maka keahlianku disenangkan olehmu
Jika keahlianmu adalah menyepelekan rasa peduli 
maka keahlianku mempedulikanmu berkali kali
Jika keahlianmu adalah meminta maaf
maka keahlianku menjadi sebaik baiknya pemaaf
Jika keahlianmu adalah meninggalkan
maka keahlianku menetap
Jika keahlianmu adalah meninggikan gengsi
maka keahlianku menaklukan gengsi
Jika keahlianmu adalah berbicara banyak
maka keahlianku menutup mulut
Jika keahlianmu adalah menggunakan logika
maka keahlianku menggunakan hati
Jika keahlianmu membuatku tertawa
maka keahlianku selalu siap tertawa
Jika keahlianmu adalah menolong orang 
maka keahlianku meminta pertolongan
Jika keahlianmu adalah memberi harapan
maka keahlianku mendoakan harapan
Jika keahlianmu adalah mengukir mimpi mimpi
maka keahlianku mewujudkan mimpi mimpi
Jika keahlianmu adalah bernyanyi
maka keahlianku menikmati nyanyian
Jika keahlianmu adalah pergi 
maka keahlianku tetap tinggal
Jika keahlianmu adalah berjanji
maka keahlianku percaya akan janji
Jika keahlianmu berbohong
maka keahlianku berkata jujur

Jika keahlianmu memilih orang lain
maka keahlianku meninggalkanmu
Jika keahlianmu menolakku
maka keahlianku menghilang dari sisimu..



Jika kemarin aku masih bisa melengkapi keahlianmu dengan keahlianku. Maka kali ini aku tidak melakukannya lagi.
Terimakasih karna selalu ada.
Jika orang lain selalu membicarakan kekurangan . Maka aku membicarakannya sebagai keahlian.
Allah sudah menyiptakankan menjadi sebaik baiknya ciptaan.

Kita hanya sama sama masih hidup sebagai manusia.
Selebihnya? tidak ingin ada apa apa
Berhentilah berpikir aku masih antusias.
Aku sudah bersikeras untuk lepas.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku harus apa?

Apa yang harus aku lakukan ? Sungguh kadang aku berharap suatu hari atau mungkin sekarang tiba-tiba kau mengucapkan salam perpisahan atau kalimat seperti “bahagialah tanpa aku”. Maka mungkin aku akan sangat lega. Sungguh aku lebih berharap hal seperti ini yang kau lakukan. Tak perlu dipikirkan bagaimana rasa sakitnya, aku sudah sangat mahir menghadapinya. Tapi, entah kenapa kalimat seperti itu tidak pernah terlontar dari mulutmu. Cukup bilang “pergilah” , “jangan pernah berharap bs hidup denganku” atau “aku sama sekali tidak menyayangimu”. Ku rasa itu hal yang tidak sulit untuk dilakukan oleh lelaki sepertimu bukan? Kejam lah kepadaku tanpa perlu ragu. Justru itu yang lebih aku butuhkan dibanding bertahan seperti ini tanpa satu alasan yang jelas. Kenapa? Apa karna kasihan? tidak tega ?  Aku tidak butuh rasa kasihan, tidak perlu begitu. Justru rasa kasihan itu mengubahmu menjadi harus pura - pura peduli. Padahal sejatinya tak ada sedikit pun rasa pedulimu ke...

Resolusi 2016 ?

Hello 2016 ! Finally, tahun berganti lagi. Punya resolusi apa untuk tahun ini? Pasti semua orang punya banyak resolusi. How about me ? I don't have resolution for this year . Why ????? Because, life is life. Hidup adalah hidup. Tanpa resolusi pun hidup akan terus berjalan, waktu terus berputar dan tahun akan berganti lagi. Jalani apa yang ada. Hadapi semua yang akan terjadi. Target ? Keinginan ? Cukup di simpan di hati dan pikiran. Jangan di jadikan beban. Karna tidak semua rencana kita akan sama dengan rencana Tuhan. Cukup jalani hidup yang ada, dan tetap melakukan yang terbaik. Percayalah. Jika kita terus berusaha melakukan yang terbaik, hadiah terindah akan kita dapat tanpa terduga. Reward dari Tuhan itu lebih indah dari apapun. So, mulai sekarang aku akan berusaha lebih keras agar mimpi tak hanya menjadi mimpi. Life must go on !!!

Tanda Tanya ?

Dingin. Sesak. Sepi. Tak bersuara. Ku buka perlahan kedua mataku. Tubuhku terasa dingin. Tapi dahi ku berpeluh. Nafasku tersengal sengal. Aku memutar ingatanku. Mencoba berpikir apa yang terjadi. Oh. Ternyata untuk kesekian kalinya kau masuk ke alam bawah sadarku. Tiga hari terakhir ini bayanganmu yang tanpa permisi, mengusik tidurku. Yang kuingat satu tahun terakhir ini aku tak pernah memikirkanmu apalagi merindukanmu. Entahlah , dulu aku bersikeras untuk melupakanmu. Semua usaha aku lakukan, tapi hasilnya nihil. Dan sekarang, seiring berjalannya waktu sedikit pun tak ada rasa rindu. Mungkin semenjak rasa ikhlas dan kecewa telah menjadi satu, maka dari itu hati dan otakku pun berkerjasama untuk tak mengingatmu lagi. Sekarang, aku bingung. Apa arti dari mimpiku? Kenapa selalu ada kamu didalamnya? Kenapa kamu datang? Hanya satu yang terbesit dipikiranku 'apa kamu sedang dalam keadaan tidak baik? ' . Inginku menyapamu sekedar memastikan. Tapi kuurungkan...