Pagi ini kuamati setiap lekuk wajahmu. Matamu yang sendu membentuk lingkaran hitam. Kau tampak lelah sekali. Tidurmu yang seakan tak sadarkan diri Membuatku sadar bahwa perjuanganmu untukku tidak main main. Kau adalah laki laki yang sempat aku ragukan. Laki laki yang bahkan tak pernah ku sebut dalam doaku. Laki laki yang tak pernah melintas didalam pikiranku. Laki laki yang hampir kucaci maki. Basah pipiku pagi ini. Perih sekali mataku sampai ke hati. Betapa jahatnya aku ini. Entah hal apa yang membutakanku. Sehingga dulu aku tak pernah bisa melihat ketulusanmu. Tuhan yang begitu baik. Tuhan yang tak pernah membuatmu menyerah. Tuhan yang membuatmu begitu kuat. Tuhan pula yang membuatmu berhasil membawa wanita bodoh ini ke gerbang pernikahan. Sungguh ingin kutebus semua salahku padamu. Sungguh ingin kubayar semua perlakuan burukku dulu. Sungguh aku menyesalinya, sayangku. Terimakasih suamiku. Terimakasih untuk semua bentuk kesabaranmu. Terimakasih untuk sem...
apa yang saya tulis belum tentu tentang saya :)