Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Perempuan Berkualitas?

Secangkir teh tawar hangat yang mulai mendingin tampak bisu di atas meja belajarku. Lampu kamar sudah kumatikan sejak tadi, hanya ada lampu di atas meja belajar saja yang masih menyala. Libur kali ini aku hanya diam di kamar seperti biasa, menghadap laptop sampai larut malam. Entah sudah berapa situs yang aku jelajahi seharian ini. Membaca artikel artikel terbaru dari penjuru dunia adalah aktivitas favoritku, membaca timeline sosial media, menonton video video menarik di youtube, browsing sana sini, dan aktivitas terakhir yang aku lakukan saat malam hari adalah menulis sesuatu di blog, seperti yang sedang aku lakukan saat ini.  Malam ini aku ingin sedikit membahas tentang "Perempuan Berkualitas". Jujur saja aku sangat sering mendengar kalimat 'jadilah wanita yang berkualitas, maka kamu juga akan mendapatkan seorang pria yang berkualitas'. Kalian pasti juga pernah mendengar kalimat tersebut. Tetapi menurutku, kalimat seperti ini terasa mengganjal seperti tidak...

Sesulit inikah jatuh hati?

Hampir empat tahun terakhir aku memilih menjalani hidup tanpa satu pria pun. Aku memilih untuk berstatus sendiri berbeda dengan kehidupan teman temanku. Aku memilih tidak berbagi hati kepada siapapun. Aku memilih menutup hati untuk sementara waktu. Menjalani kehidupan sehari hari bersama keluarga dan sahabat , menurutku lebih dari cukup. Sampai pada akhirnya, aku rasa bahwa aku harus keluar dari zona nyaman. Dan mulai mencari pria seperti apa yang akan aku beri hati.  Karna terlalu lelah jika harus jatuh kepada tipe tipe pria yang sama seperti sebelumnya. Seperti sebelumnya itu seperti apa ? Seperti pria yang penuh dengan bentuk perhatian (perhatian yang ternyata di umbar ke wanita manapun) Pria yang mudah menggunakan kata kata manis Pria yang mengaku berstatus sendiri padahal memiliki kekasih. Pria yang dengan mudahnya berkata cinta. Pria yang terlalu pandai berbicara (berlebihan). Pria yang terlalu show off, Begitulah  kira kira. Aku lelah ka...

Patah hati terhebat?

Bicara patah hati ? Aku bahkan lupa kapan terakhir kali aku merasakan patah hati. Sakitnya, sedihnya, marahnya, jatuhnya. Aku lupa. Tapi malam ini akan ku ingat, bagian yang paling menyakitkan tentang patah hati sepanjang perjalanan hidupku. Tepatnya 4 atau 5 tahun yang lalu. Cukup lama bukan? Makanya, maklum saja jika aku lupa. Awal cerita di mulai dari rasa percaya yang terlalu tinggi. Penyerahan hati dan jiwa mengatasnamakan cinta. Semua berawal dari sana. Seperti perlakuan manis seorang pria kepada wanita yang ia cinta setengah mati. Seperti raja kepada ratu. Pangeran kepada permaisuri. Romeo kepada Juliet. Sayangnya kisah yang aku alami ini bentuk pembodohan yang dilakukan seorang pria kepada wanita yang sama sekali tidak tahu bahwa ia sedang dibodohi. Atau malah mungkin tau tapi memilih tidak tahu. Aah, rumit sekali. Kita anggap saja pria itu bernama Lio. Pada saat itu pertemuan Lio dan aku bisa dibilang sering terjadi karna kami yang memang awalnya berteman (bukan teman ...

Tumpukan Surat #AprilNulis @NBCPalembang

Sore itu hujan turun begitu merdu, bernada indah, tanpa gemuruh petir. Suara rintiknya yang menyentuh atap rumah terasa nyaman di telinga. Seperti biasa , sore itu sepulang beraktivitas di kantor aku menghabiskan waktu di kamarku. Jika sedang tidak ada tugas kantor aku hanya menonton drama korea, membaca tumpukan novel, menscroll timeline twitter dan menulis surat. "Kamu nulis surat? Untuk apa dan untuk siapa?" "Menulis surat di jaman sekarang, menurutku itu hal yang langka" "Atau menulis surat salah satu hobi mu selain membaca novel dan menonton drama?" "Kamu ini ada ada saja seperti kurang kerjaan" Ya begitulah komentar dari beberapa temanku yang mengetahui aktivitas rutinku itu. Menulis surat. Memang terdengar aneh, unik, atau langka? Entahlah, aku tidak terlalu peduli. Karna aktivitas menulis surat ini sudah aku lakukan semenjak duduk di bangku Kuliah, tepatnya saat aku semester 4 atau lebih tepat lagi saat aku genap berusia 20 tahun....

#AprilNulis - Perempuan Berkualitas ?

Sore ini cuaca mendung dan dingin seperti biasa. Matahari tampak nyaman bersembunyi di balik awan gelap. Hujan juga masih malu malu untuk turun, se cangkir teh hangat yang aku bawa mulai mendingin.  Suasana seperti ini, selalu saja jadi suasana favorit ku.  Tiba tiba saja  aku teringat perkataan seorang sahabat yang pernah berkata padaku bahwa "jadilah perempuan yang berkualitas, maka kamu akan mendapatkan pasangan yang juga berkualitas". Berkualitas ? Sebenarnya seperti apa perempuan yang berkualitas itu? Apa perempuan yang sudah bisa punya penghasilan sendiri bisa di sebut berkualitas? Atau perempuan yang diam di rumah, tidak pernah keluar malam, keluar rumah hanya bersama teman teman perempuan nya? Atau berkualitas itu perempuan yang rajin mengikuti seminar, pelatihan, pengajian ? Atau perempuan yang masih sibuk di bangku kuliah mengejar semua gelar ? Aaah.. Entahlah.  Berjuta pertanyaan berputar di kepalaku. Dari dulu aku tak mengerti seperti apa p...

Hadiah Papa . #AprilMenulis NBC Palembang

#AprilMenulis - Hadiah Sudah tiga tahun ini aku tidak pernah menerima hadiah semenjak perginya Papa ke surga.  Sejak kecil Papa selalu saja memanjakanku dengan hadiah hadiah kecil yang ia bawa sepulang kerja. Entah itu hadiah ulang tahun , hadiah kenaikan kelas, atau bahkan hadiah karna aku berhasil berpuasa di bulan Ramadhan.  Hadiah yang ku dapat juga bukan hadiah mewah. Bukan barang mahal atau ber merek. Kadang hanya sebuah sticker kartun lucu favorit ku. Atau hanya es krim kesukaanku. Tapi papa selalu punya cara untuk membuatku merasa senang dengan hadiah hadiah kecil pemberiannya. Malam ini, aku teringat bahwa dulu kami pernah saling berjanji.   Aku berjanji akan lulus kuliah di waktu yang tepat dengan nilai yang sangat memuaskan adalah hadiah terbaik yang akan aku berikan ke papa saat papa datang ke wisuda ku.  Dan papa juga berjanji, bahwa papa akan jadi pria tertampan yang akan menemani aku saat naik ke pelataran megah di hari pernikahanku. ...

#AprilNulis NBC Palembang. (Tema : LAGU)

Kan kuabaikan s'gala hasratku Agar kau pun tenang dengannya Ku pertaruhkan semua ragaku Demi dirimu bintang Sejak 15 menit yang lalu aku berada di tengah macetnya jalan ibukota, di temani obrolan dua penyiar radio dan putaran putaran playlist lagu sebagai senjata mereka untuk menghibur manusia manusia seperti ku yang sedang terjebak macet. Lagu yang sedang di putar sekarang milik band Anima berjudul Bintang. Lagu ini pernah aku nobatkan sebagai lagu kebangsaan yang artinya lagu favorit ku. Tapi,sayangnya aku lupa kapan terakhir kali aku mendengarnya. Mungkin 5 atau 6 tahun yang lalu. Biarkanku menggapaimu, memelukmu Memanjakanmu Tidurlah kau di pelukku, di pelukku Di pelukku Ku besarkan volume tape radio mobilku. Sambil bersenandung sendiri, aku ikuti suara sang vokalis walaupun sedikit kacau karna aku yang lupa lirik lagu nya. Tanpa ku sadari satu senyuman tersungging di bibir, seolah olah sedang menertawai diriku sendiri. Karna lagu ini membuat ingatanku berputar ...

Resolusi 2016 ?

Hello 2016 ! Finally, tahun berganti lagi. Punya resolusi apa untuk tahun ini? Pasti semua orang punya banyak resolusi. How about me ? I don't have resolution for this year . Why ????? Because, life is life. Hidup adalah hidup. Tanpa resolusi pun hidup akan terus berjalan, waktu terus berputar dan tahun akan berganti lagi. Jalani apa yang ada. Hadapi semua yang akan terjadi. Target ? Keinginan ? Cukup di simpan di hati dan pikiran. Jangan di jadikan beban. Karna tidak semua rencana kita akan sama dengan rencana Tuhan. Cukup jalani hidup yang ada, dan tetap melakukan yang terbaik. Percayalah. Jika kita terus berusaha melakukan yang terbaik, hadiah terindah akan kita dapat tanpa terduga. Reward dari Tuhan itu lebih indah dari apapun. So, mulai sekarang aku akan berusaha lebih keras agar mimpi tak hanya menjadi mimpi. Life must go on !!!